Dispora Banda Aceh

Aminullah: Perawat Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan

Aminullah: Perawat Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan

Banda Aceh – Pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Banda Aceh beraudiensi dengan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, Jumat (4/5/2018) sore di pendopo.

Kepada wali kota, Ketua PPNI Banda Aceh Faisal memaparkan sejumlah program pihaknya yang akan digelar dalam waktu dekat. Salah satunya yakni “Balum Perawat”; program penggalangan dana bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap program ini nantinya dapat di-launching oleh Pak Wali. Rencananya akan kita luncurkan dalam bulan ini juga,” kata Faisal yang datang bersama wakilnya Saiful Utama dan sejumlah pengurus inti PPNI Banda Aceh .

Selain itu, pihaknya juga akan menggelar seminar bertema “Sinergitas Perawat dengan Eksekutif dan Legislatif”. “Dalam acara ini kami juga sangat mengharapkan Pak Wali untuk menjadi salah satu keynote speaker.”

Ia menambahkan, PPNI Banda Aceh yang beranggotakan 4.753 perawat akan mendukung setiap program Pemko Banda Aceh terutama dalam bidang pembangunan kesehatan. “Kami siap mendukung Pemko Banda Aceh menuju kegemilangan sebagaimana visi Pak Wali,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Aminullah menyatakan sangat mengapresiasi dukungan PPNI kepada Pemko Banda Aceh. “Perawat adalah ujung tombak pelayanan kesehatan. Senyum seorang perawat itu merupakan sugesti pertama bagi kesembuhan pasien,” katanya,

“Mengenai rencana launching program ‘Balum Perawat’ silahkan diatur waktunya, kami menyambut baik program ini. Saya juga siap menjadi keynote speaker dalam seminar yang digagas oleh PPNI,” kata wali kota yang pada kesempatan itu turut didampingi oleh Direktur RSUD Meuraxa Fuziati dan Kabag Keistimewaan dan Kesra Setdako Banda Aceh Arie Maula Kafka. (*)

comments

Penulis

Pemimpin Umum/Redaksi Koran Aceh, sejak Mahasiswa menulis pada Surat Kabar Mingguan Peristiwa, menjadi Wartawan Mimbar Umum Medan, Harian Pelita Jakarta. Pernah menjadi Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh. Lahir di Lhok Pawoh, Manggeng, Aceh Barat Daya, 6 Agustus 1969. Lulusan FKIP Universitas Syiah Kuala 1991, Jurusan Bahasa dan Seni. Aktif pada organisasi kepemudaan, aktivis LSM, Ketua Yayasan Peuradeun Nanggroe, Presidium Forum LSM Aceh priode 2000 – 2003.

Powered by lokava