Dispora Banda Aceh

Baitul Mal Banda Aceh Salurkan Zakat bagi 625 Tenaga Harian Lepas

Baitul Mal Banda Aceh Salurkan Zakat bagi 625 Tenaga Harian Lepas

Banda Aceh  – Baitul Mal Kota Banda Aceh menyalurkan zakat senif miskin bagi 625 Tenaga Harian Lepas (THL) yang bertugas di tiga instansi di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Ke-625 THL tersebut terdiri dari tiga orang petugas lapangan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, 24 petugas lapangan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, dan 598 petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh.

Baitul Mal Banda Aceh Salurkan Zakat bagi 625 Tenaga Harian Lepas

Besaran zakat yang diterima masing-masing Mustahiq yakni sebesar Rp 600 ribu, dan secara simbolis diserahkan oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman di Halaman Kantor DLHK3 Banda Aceh, Kamis (7/6/2018).

Kepala Baitul Mal Banda Aceh Safwani Zainun mengatakan penyaluran zakat bagi para THL ini rutin dilakukan pihaknya setiap tahunnya. “Walau jumlahnya sedikit, semoga dapat bermanfaat bagi kebutuhan belanja rumah, dan bukan untuk membeli rokok,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia pun mengajak para Muzakki untuk berbondong-bondong menyalurkan zakatnya melalui Baitul Mal Banda Aceh. “Dengan begitu, besaran nominal zakat bagi saudara-saudara yang membutuhkan dapat semakin besar kita anggarkan ke depan,” katanya.

Dalam sambutan singkatnya, Wali Kota Aminullah mengucapkan rasa syukurnya atas penyaluran zakat dimaksud. “Alhamdulillah, walaupun nilainya kecil tapi niat dari para Muzakki dan juga baitul mal untuk meringankan beban bapak-ibu sekalian patut kita syukuri.”

“Mari kita berdoa semoga tahun depan ada peningkatan penerimaan zakat sehingga lebih banyak pula yang bisa kita salurkan kepada yang berhak dan membutuhkan,” kata wali kota seraya mengajak semua pengusaha, lembaga, termasuk perbankan yang beroperasi di Banda Aceh untuk berzakat via baitul mal.

Di samping itu, ia juga meminta agar baitul mal untuk lebih pro aktif dalam menghimpun zakat dari para Muzakki. “Mungkin selama ini ada masyarakat yang tak punya waktu untuk menyetor zakatnya ke kantor baitul mal, kita yang harus jemput bola. Dengan usaha dan doa kita semua, saya yakin ke depan akan semakin besar dana zakat yang bisa kumpulkan melalui baitul mal,” katanya. (*)

comments

Penulis

Powered by lokava