Dispora Banda Aceh

Balai Syura Inong Aceh Dukung Keuchik Perempuan

Balai Syura Inong Aceh Dukung Keuchik Perempuan

 

Banda Aceh – Terpilih secara demokratis Cut Zaitun Akmal, ST Keuchik (Kepala Desa) Seuneubok, Kecamatan Seulimuem,  Kabupaten Aceh Besar, menjadi menjadi  berita yang membahagiakan, ditengah situasi rendahnya jumlah kepemimpinan perempuan di eksekutif dan legislatif di Aceh.

Cut Zaitun Akmal, ST berhasil menggunguli tiga kandidat laki-laki dalam pemilihan Keuchik pada tanggal 6 Juni 2018 dan menjadi satu-satunya Keuchik perempuan di Kabupaten Aceh Besar, yang memiliki 604 Gampong atau desa.

Presidium Balai Syura Ureung Inong Aceh, Suraiya Kamaruzzaman menyatakan dukungannya untuk Geucik Aceh Besar yang terpilih dan Balai Syura Ureung Inong Aceh siap menjadi teman bagi Ibu Cut Zaitun Akmal, ST dalam menjalankan kerja-kerjanya sebagai pemimpin di desa, tulis Suraiya dalam rilis yang diterima media ini.

Suraiya berharap   dengan hadirnya perempuan yang mampu memimpin di tingkat desa merupakan  udara segar baru sehingga akan ada banyak perempuan-perempuan yang akan mengikuti jejak Beliau dalam perpolitikan.

Suraiya juga sangat mengapresiasi masyarakat Gampong Seuneubok yang memilih pemimpin yang mereka percayai, tanpa mempersoalkan jenis kelamin. “Ini sungguh-sungguh luar biasa, semoga Beliau menjadikan kearifan Ratu Safiatuddin dan kecerdasan Siti Aisyah sebagai  teladannya dalam memimpin”lanjutnya .

Sementara Riswati, Direktur Flower Aceh juga menyatakan dukungan terhadap terpilihnya Cut Zaitun Akmal, ST. Ia berharap, dengan terpilihnya perempuan sebagai pemimpin tertinggi di Gampong, penggunaan Dana Desa menjadi lebih pro pada kepentingan kelompok rentan/marginal, termasuk mengalokasikan dana dan program  peningkatan SDM remaja dan kepemimpinan perempuan.

Sedang Amrina Habibi, Ketua P2TP2A Propinsi Aceh menyatakan dukungannya terhadap Cut Zaitun Akmal, ST dan berharap akan banyak perubahan baik dari kerja-kerja inovasi Cut Zaitun.

“Kami bangga sudah bertambah perempuan menduduki posisi eksekutif di tingkat desa. Ini menjadi hal baik. Melalui pengalaman perempuan, Cut Zaitun pasti bisa memimpin desa dengan bijaksana berdasarkan harapan masyarakat”, katanya.

Keucik Perempuan di Aceh memang sangat langka, dari 6.497 Gampong di Aceh, jumlah keuchik perempuan di Aceh tidak sampai dengan 5 jari, satu diantaranya Geuchik di Gampong Cot Mesjid di Banda Aceh. (*)

comments

Penulis

POST YOUR COMMENTS

Powered by lokava