Dispora Banda Aceh

Prof. DR. Bachtiar Ali, MA; Ada Gangguan Komunikasi di Aceh

Prof. DR. Bachtiar Ali, MA;  Ada Gangguan Komunikasi di Aceh

 

Banda Aceh – Doktor Komunikasi lulusan Jerman, Prof. Dr. Bachtiar Ali mengatakan, saat ini, Aceh mengalami gangguan komunikasi atau noise ditingkat pemimpin. Suka tidak suka, sebenarnya kalau ada masalah diantara meraka harus diselesaikan secara cepat. Jangan malah diekspos kemedia karena bisa menimbulkan suasan kebatinan tidak senang atau tidak pas.

Yang terjadi sekarang adalah adanya ganngguan komunikasi, gangguan itu macam-macam karena latar belakang yang mendengar atau yang membaca, bisa juga terminologi istilah yang kurang tepat. sehingga orang menafsirkan menurut cara masing-masing.

Persoalan-persoalan yang terjadi bisa diselesaikan secara internal agar  tidak menimbulkan kebingungan. Sebenarnya, apa yang disampaikan oleh pemimpin menjadi pegangan. Jadi, masyarakat itu harus dipandu, maka untuk memandu masyarakat sumber infomarsi harus akurat, solit, dan tidak simpang siur.

Informasi publik bukan hanya sekedar informasi, itu adalah pesan misi, dan pesan berupa misi itu harus dikemas sedemikian rupa, sehingga masyarakat mengerti secara komunikasi, mengerti secara bahasa, mengerti maknanya, tambah Ketua Fraksi Nasdem di DPR – RI itu.

Komunikasi gubernur itu adalah hal-hal urgen, prinsipil dan penting untuk diketahui publik melalui media, jadi kalau ada hal-hal yang tidak terlalu penting disampaikan saja oleh Humas.

Kalau gubernur berbicara, lalu informasinya tidak pas dalam pengertian bisa menimbulkan salah paham, itu sangat sulit untuk mengoreksinya.

Mantan Duta Besar Indinonesi untuk Mesir itu, menambahkan masyarakat Aceh adalah masyarakat yang kritis, masyarakat yang melek dan masyarakat yang sangat faham.

Masyarakat Aceh juga masyarakat yang memiliki tingkat sinisme, satire,  bahkan sarkartis, tapi itu watak kita, tapi itu jauh lebih bagus dari pada dipendam.

Orang Aceh itu, kalau sudah dia mau katakan, dia katakan dan itu tinggal dimaknai apa maksudnya dan mencari solusi yang terbaik.

Kita berharap, kedepan makin baik komunikasi para pemimpin kita, demi untuk pembangunan Aceh dan kesejahteraan masyarakat.

Media juga bisa menulis sisi kemanusiaan atau human interes dengan peace jurnalisme atau jurnalistik damai jangan hanya semata-mata yang diangkat perbedaan. Pat Ujeun Nyan han pirang.

comments

Editor Rating
60
60
Gangguan Komuniskasi
User Rating
0
User rating
Penulis

Pemimpin Umum/Redaksi Koran Aceh, sejak Mahasiswa menulis pada Surat Kabar Mingguan Peristiwa, menjadi Wartawan Mimbar Umum Medan, Harian Pelita Jakarta. Pernah menjadi Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh. Lahir di Lhok Pawoh, Manggeng, Aceh Barat Daya, 6 Agustus 1969. Lulusan FKIP Universitas Syiah Kuala 1991, Jurusan Bahasa dan Seni. Aktif pada organisasi kepemudaan, aktivis LSM, Ketua Yayasan Peuradeun Nanggroe, Presidium Forum LSM Aceh priode 2000 – 2003.

Powered by lokava