Dispora Banda Aceh

Sampah Gampong Jawa Berpotensi Hasilkan Listrik 2 MW

Sampah Gampong Jawa Berpotensi Hasilkan Listrik 2 MW

 

Banda Aceh – Perusahaan yang bergerak dibidang energi, PT Mega Power Mandiri tertarik membangun pembangkit tenaga listrik di Banda Aceh dengan memanfaatkan sampah di TPA Gampong Jawa.

President Director PT Mega Power Mandiri, Djoko Susanto menyampaikan ketertarikannya kepada Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM, Jum’at (27/4/2018) di Pendopo Wali Kota.

Katanya, dari 250 ton sampah/hari di Banda Aceh sudah cukup sebagai bahan baku untuk menghasilkan listrik sebesar 2 Mega Watt.

“Dari 250 ton per hari ini bisa kita bangun pembangkit yang menghasilkan listrik 2 MW,” ujarnya kepada Aminullah.

Katanya juga, pembangunan ini nantinya tidak akan menggangu apapun yang telah dibangun Pemko di TPA tersebut, seperti produksi gas metan.

“Tidak akan mengganggu yang lain pak, seperti program Pemko yang telah menghasilkan gas metan. Karena akan kita sesuaikan dengan kondisi yang ada,” tambahnya.

Lanjutnya, pihaknya ingin membangun kerjasama dengan Pemko Banda Aceh dan meminta lahan sekitar 2 Hektar. Sementara seluruh biaya untuk pembangunan pembangkit listrik ini akan ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan asal Jakarta ini.

Wali Kota sendiri menyambut baik tawaran kerjasama ini. Katanya, kalau kerjasama ini terealisasi persoalan sampah di Banda Aceh bisa teratasi. Manfaat lainnya, Banda Aceh juga akan memiliki tambahan tenaga listrik, meski hanya 2 MW.

“Memang sebelumnya ada yang sudah menawarkan, mereka meminta minimal 400 ton sampah perhari. Sementara kita hanya punya 250 ton,” ujar Wali Kota.

“Saya setuju, manfaatnya kita tidak melihat tumpukan sampah lagi karena setiap harinya terus diolah untuk menghasilkan listrik,” tambah Aminullah.

Untuk menindaklanjuti tawaran kerjasama ini, Wali Kota meminta Kepala DLHKKK Banda Aceh, T Samsuar untuk mendalami tawaran tersebut dan membahas lebih detail dari sisi teknis dengan pihak PT Mega Power Mandiri.

Pertemuan ini, selain dihadiri sejumlah staf PT Mega Power Mandiri, dari jajaran Pemko juga hadir Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakota, Iskandar S Sos MSi, Kadis DLHK3 Kota Banda Aceh, T Samsuar, Kabag Administrasi Perekonomian, Muhammad Ridha SSTP MT MSc dan Kabag Adminitrasi Pembangunan, Muhammad Syaifuddin Ambia ST MT. (*)

comments

Penulis

Pemimpin Umum/Redaksi Koran Aceh, sejak Mahasiswa menulis pada Surat Kabar Mingguan Peristiwa, menjadi Wartawan Mimbar Umum Medan, Harian Pelita Jakarta. Pernah menjadi Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh. Lahir di Lhok Pawoh, Manggeng, Aceh Barat Daya, 6 Agustus 1969. Lulusan FKIP Universitas Syiah Kuala 1991, Jurusan Bahasa dan Seni. Aktif pada organisasi kepemudaan, aktivis LSM, Ketua Yayasan Peuradeun Nanggroe, Presidium Forum LSM Aceh priode 2000 – 2003.

POST YOUR COMMENTS

Powered by lokava