Dispora Banda Aceh

Usulan Irwandi Yusuf Untuk Sebuah Keadilan

Usulan Irwandi Yusuf Untuk Sebuah Keadilan

 

Banda Aceh – Gubernur Aceh Priode 2017 – 2022, Irwandi Yusuf mengusulkan, apa yang dia disebut ide adil mengenai profesesi syukuran atas kemenangannya dalam Pilkada Serentak 15 Februari 2017 lalu.

Irwandi Yusuf yang berpasangan dengan Nova Iriansyah menuliskan dilaman medsosnya, Minggu 12 Maret 2017, Atas usulan teman-teman membuat syukuran dengan menyembelih kambing, sapi, kerbau, atau unta lalu makan-makan, saya punya ide lain yang agaknya mungkin kurang populer di kalangan teman-teman.

 

Baca Juga :

Darwati A Gani Memang Mirip Dengan Mertua Irwandi Yusuf

Irwandi Mengulang Sukses?

 

Bagaimana kalau dana yang akan dipakai untuk acara sembelih-sembelih dan makan-makan itu kita gunakan untuk kegiatan sosial berupa merehab rumah-rumah anak yatim. Makan-makan alakadarnya akan kita lakukan saat peresmian 25 unit pertama rumah selesai rehab. Nanti kalau sudah selesai rehab 25 unit yang kedua kita makan-makan lagi alakadarnya, tulisnya.

 

 

Kepada donatur syukuran model baru ini akan diucapkan terimakasih berupa di dinding rumah yang telah selesai direhab itu plakat yang bertulis “RUMAH INI DIREHAB BERKAT INFAQ DARI PULAN”. Ini tidak termasuk riya’ karena ini termasuk kedalam FASTABIQUL KHAIRAT dan mengandung makna dakwah, pintanya.

Saya sudah diingatkan oleh Abu Tumin tentang hal itu karena saya jarang mempublikasi kegiatan sosial saya dengan alasan takut menjadi riya’. TIDAK, kata Abu Tumin, itu semua harus diketahui orang agar orang lain pun tergerak hatinya untuk melakukan kebaikan.

Bagaimana, sepakat dengan saya?

Sejumlah netizen menanggapi positip usulan pasangan nomor 6 itu, misalnya Yusniar Niar, menulis di ruang komentar Alhamdulillah niat yang baik…di luar sana masih banyak orang2 yang membututuhkannya..semoga Allah melancarkannya

Sedangkan Murizal Hamzah, netizen lainnya “setuju, kurangi kenduri krn bisa tambah kolesterol jahat”, tulisnya. Status itu mendapat tanggapan luas dari penghuni dunia maya, baru dilansir sudah mendapat ratusan like dan hampir seratus kali dibagikan.

comments

Editor Rating
80
80
Ide Adil
User Rating
34
User rating
Penulis

Pemimpin Umum/Redaksi Koran Aceh, sejak Mahasiswa menulis pada Surat Kabar Mingguan Peristiwa, menjadi Wartawan Mimbar Umum Medan, Harian Pelita Jakarta. Pernah menjadi Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh. Lahir di Lhok Pawoh, Manggeng, Aceh Barat Daya, 6 Agustus 1969. Lulusan FKIP Universitas Syiah Kuala 1991, Jurusan Bahasa dan Seni. Aktif pada organisasi kepemudaan, aktivis LSM, Ketua Yayasan Peuradeun Nanggroe, Presidium Forum LSM Aceh priode 2000 – 2003.

Powered by lokava